BALIKPAPAN– Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji resmi menerima amanah sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Institut Teknologi Kalimantan/ITK Balikpapan. Penunjukan itu disampaikan dalam Rapat Pembentukan Dewan Pertimbangan ITK yang digelar di Balikpapan, Rabu(10/6/2026).
Kehadiran Wagub Seno Aji dalam rapat tersebut menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk mengawal langsung pengembangan ITK sebagai kampus sains dan teknologi bertaraf internasional, seiring bergulirnya pembangunan Ibu Kota Nusantara/IKN di Benua Etam.
“Dengan mengucap Bismillah, saya menerima amanah ini sebagai Ketua Dewan Pertimbangan ITK. Ini bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab besar untuk memastikan ITK melahirkan SDM unggul yang siap menjawab tantangan IKN dan industri masa depan,” ujar Seno Aji usai rapat.
Fokus pada Kualitas dan Konektivitas Industri
Dalam rapat pembentukan, Seno Aji menekankan tiga arah utama Dewan Pertimbangan ke depan. Pertama, penguatan mutu pendidikan dan riset agar lulusan ITK kompetitif di tingkat nasional dan global. Kedua, mempererat link and match antara kurikulum kampus dengan kebutuhan industri, BUMN, dan investor di IKN. Ketiga, mendorong ITK menjadi pusat riset teknologi hijau, energi baru terbarukan, dan pembangunan berkelanjutan.
“ITK harus jadi rumahnya inovasi. Anak-anak Kaltim harus jadi tuan di negeri sendiri. Dewan Pertimbangan akan jadi jembatan antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha supaya apa yang diajarkan relevan dengan lapangan kerja,” tegasnya.
Rektor ITK dalam kesempatan yang sama menyambut baik kepemimpinan Wagub Seno Aji. Dengan jejaring dan kewenangan sebagai Wakil Gubernur, diharapkan koordinasi lintas kementerian, Pemprov, Pemkot Balikpapan, dan mitra industri bisa berjalan lebih efektif.
Strategis untuk Ekosistem IKN
Penetapan Seno Aji sebagai Ketua Dewan Pertimbangan dinilai strategis. ITK Balikpapan yang lokasinya berbatasan langsung dengan kawasan IKN, diproyeksikan menjadi salah satu penyedia talenta utama untuk pembangunan ibu kota baru, mulai dari rekayasa, teknologi informasi, hingga arsitektur berkelanjutan.
Dengan struktur Dewan Pertimbangan yang kini resmi terbentuk, ITK diharapkan lebih gesit dalam mengambil kebijakan, menarik kolaborasi riset, serta membuka akses beasiswa dan magang bagi mahasiswa Kaltim.
Wagub menutup dengan mengajak seluruh sivitas akademika ITK dan masyarakat untuk bersama menjaga kampus ini.
“Mari kita besarkan ITK. Kalau ITK maju, maka SDM Kaltim maju. Kalau SDM Kaltim maju, IKN kita akan kuat,” pungkas Seno Aji.
Rapat pembentukan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama jajaran pimpinan ITK, Pemprov Kaltim, serta perwakilan industri mitra kampus.









