Beranda / Advertorial / Buka Musorprov KONI Kaltim 2026, Wagub Seno Aji Dorong Prestasi Atlet Sambil Luruskan Isu Politik

Buka Musorprov KONI Kaltim 2026, Wagub Seno Aji Dorong Prestasi Atlet Sambil Luruskan Isu Politik

SAMARINDA– Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Seno Aji, menghadiri Musyawarah Provinsi KONI Kaltim 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Kadrie Oening Tower, Samarinda, Rabu (3/6/2026). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Pemprov terhadap upaya peningkatan prestasi olahraga daerah.

Dalam sambutannya, Wagub menegaskan Pemprov Kaltim akan terus bersinergi dengan KONI untuk menyiapkan atlet berprestasi. Ia menilai, dengan status Kaltim sebagai Penyangga Ibu Kota Nusantara, pembinaan olahraga harus menjadi prioritas agar generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“KONI dan pemerintah adalah mitra strategis. Kita ingin lahir atlet-atlet Kaltim yang tidak hanya jago di lapangan, tapi juga berkarakter sesuai nilai Pancasila,” ujar Seno Aji.

Momen Musorprov juga dimanfaatkan Wagub untuk meluruskan isu yang beredar terkait dirinya dituding sebagai dalang aksi demonstrasi. Dengan nada tenang, ia mengajak masyarakat mendoakan pihak yang menyebar tudingan tersebut.

“Saya serahkan kepada Allah. Mari kita doakan bersama agar saudara-saudara yang menuding saya sebagai dalang demo diberikan hidayah dan rezeki yang banyak,” ucapnya.

Lebih lanjut, Seno Aji menegaskan komitmennya untuk tetap solid bersama Gubernur Kaltim selama satu periode kepemimpinan. Ia menolak spekulasi yang menyebut hubungan keduanya renggang akibat dinamika politik.

“Saya berkomitmen untuk tetap bersama Pak Gubernur selama satu periode. Tugas kami adalah bekerja untuk masyarakat Kaltim, bukan sibuk menanggapi isu,” tegasnya.

Musorprov KONI Kaltim 2026 diikuti pengurus cabang olahraga, KONI kabupaten/kota, dan perwakilan Dispora Kaltim. Forum ini diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang mampu membawa prestasi olahraga Kaltim ke level lebih tinggi.

Penegasan Wagub terkait soliditas dengan Gubernur sekaligus menjadi sinyal kuat bagi jajaran Pemprov dan masyarakat bahwa fokus utama pemerintahan saat ini adalah stabilitas dan kerja nyata, bukan polemik politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *