Beranda / Advertorial / 40.000 Mushaf Tahap I Siap Disebar, Wagub Seno Aji: Gerakan Wakaf Al-Qur’an Kunci Cerahkan Kaltim dari Hulu ke Hilir

40.000 Mushaf Tahap I Siap Disebar, Wagub Seno Aji: Gerakan Wakaf Al-Qur’an Kunci Cerahkan Kaltim dari Hulu ke Hilir

SAMARINDA– Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr Ir H Seno Aji M.Si menerima kunjungan Badan Wakaf Al-Qur’an/BWA Jakarta di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan itu mengokohkan komitmen bersama memperluas akses Al-Qur’an hingga ke pelosok Benua Etam, terutama di daerah 3T dan sekitar Ibu Kota Nusantara/IKN.

Dalam waktu dekat, BWA akan menyerahkan 40.000 mushaf Al-Qur’an tahap pertama kepada Pemprov Kaltim. Jumlah itu bagian dari target besar 100.000 mushaf yang akan didistribusikan ke masjid, musala, TPA/TPQ, pesantren, rumah tahfidz, hingga Lapas dan lembaga sosial di seluruh kabupaten/kota.

“Program ini merupakan ikhtiar bersama guna memperluas Al-Qur’an ke seluruh pelosok daerah. 40.000 mushaf tahap awal akan segera kami sebar, dari target total 100.000 mushaf. Tujuannya sederhana: memastikan setiap rumah ibadah dan majelis ilmu punya mushaf yang layak baca,” kata Seno Aji usai menerima audiensi.

IKN Butuh Literasi, Bukan Hanya Infrastruktur

Wagub menegaskan, pembangunan IKN tidak cukup dengan beton dan jalan. Fondasi spiritual dan literasi Qur’ani harus dikuatkan agar Kaltim tumbuh menjadi provinsi yang beradab. Banyak daerah di Mahakam Ulu, Paser, hingga kepulauan Berau masih kekurangan mushaf, padahal semangat mengaji masyarakatnya tinggi.

“BWA hadir menjawab kebutuhan itu. Kami sambut baik karena ini selaras dengan visi Pemprov: Kaltim yang maju, religius, dan berkeadilan. Mushaf ini nanti diprioritaskan untuk TPA/TPQ, masjid pelosok, pesantren, dan tempat yang paling membutuhkan,” jelasnya.

Direktur BWA Jakarta menyebut distribusi akan dilakukan bersama Pemprov dan Kanwil Kemenag Kaltim agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Setiap mushaf dilengkapi standar cetak rapi, kertas tidak tembus, dan khat Utsmani agar nyaman digunakan santri segala usia.

Ajak Warga Ikut Wakaf Rp150 Ribu

Wagub Seno Aji tidak ingin gerakan ini berhenti di pemerintah. Ia mengajak seluruh masyarakat Kaltim mengambil bagian melalui wakaf. Dengan donasi Rp150.000 per mushaf, setiap warga bisa “ikut menuliskan namanya” dalam lembaran Al-Qur’an yang dibaca hingga kiamat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk ikut serta mengambil kebaikan ini melalui Wakaf Al-Qur’an dengan donasi sebesar Rp150.000 per mushaf melalui Bank Syariah Indonesia/BSI atas nama Badan Wakaf Al-Qur’an dengan nomor rekening 1550001566,” ajak Wagub.

Menurutnya, wakaf mushaf adalah investasi akhirat paling murah tapi paling panjang. Satu mushaf bisa dibaca puluhan orang, berpindah tangan antargenerasi, dan pahalanya terus mengalir meski pewakaf sudah wafat.

“Semoga setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an yang diwakafkan menjadi amal jariyah terus mengalir pahalanya hingga yaumul khiamah… aamiin,” ucapnya menutup pertemuan dengan doa.

Gerakan Berkelanjutan, Bukan Seremonial

BWA dan Pemprov sepakat gerakan ini berkelanjutan. Setelah 100.000 mushaf terpenuhi, fokus akan bergeser ke pelatihan guru ngaji, perbaikan mushaf rusak, dan digitalisasi Al-Qur’an untuk difabel.

Bagi Seno Aji, Kaltim yang jadi penyangga IKN harus jadi contoh, pembangunan fisik berjalan, tapi suara tilawah juga menggema dari kampung sampai kota. Karena peradaban besar lahir bukan hanya dari gedung, tapi dari mushaf yang dibuka setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *