Wagub Kaltim Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si menegaskan, keberagaman suku, agama, dan budaya di “Benua Etam” bukan celah perpecahan. Justru itu adalah benteng utama untuk menjaga persatuan di tengah gempuran pembangunan Ibu Kota Nusantara.
SAMARINDA– Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Daerah Mangkok Merah Borneo Bersatu/DPD MMBB di Ruang Kerja Wagub, Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Kamis (20/8/2026).
Pertemuan ini berlangsung di tengah dinamika sosial masyarakat Kaltim yang semakin kompleks seiring masuknya ribuan pendatang dan masifnya proyek strategis nasional di kawasan Ibu Kota Nusantara/IKN.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas, yang telah menjaga kerukunan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat mengapresiasi keberagaman suku bangsa, agama di Benua Etam tetap menjadi kekuatan menjaga persatuan dan kesatuan serta kondusifitas daerah sehingga dapat bersama sama membangun daerah,” tegas Seno Aji.
Ia menekankan, di era pembangunan besar-besaran, potensi konflik sosial harus diantisipasi sejak dini. Salah satu caranya adalah dengan merawat kebinekaan yang sudah lama hidup di Kaltim.
“Kami selalu memperhatikan aspek aspek suku bangsa di Kaltim ini,” ujarnya.
Orang nomor 2 di Kaltim ini menegaskan bahwa kehadiran MMBB memiliki peran yang setara dengan ormas-ormas lain yang telah lama berkiprah di masyarakat.
“Keberadaan ormas MMBB memiliki peran yang sama dengan ormas lain yang telah eksis dan berkiprah di masyarakat,” kata Seno Aji.
Menurutnya, ormas bukan hanya wadah aspirasi. Lebih dari itu, ormas adalah garda terdepan dalam menjaga stabilitas, menyampaikan pesan-pesan damai, dan menjadi jembatan antara pemerintah dengan akar rumput.
Di akhir pertemuan, Seno Aji mengajak seluruh komponen masyarakat termasuk MMBB untuk satu barisan mendukung program prioritas Pemprov Kaltim.
“Kalimantan Timur saat ini sedang fokus membangun program prioritas untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Program tersebut meliputi penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan SDM, penanganan kemiskinan, hingga penyiapan infrastruktur penunjang IKN.
Dengan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, Seno Aji optimis Kaltim bisa menjadi provinsi yang maju tanpa mengorbankan nilai-nilai persatuan dan kearifan lokal.
Audiensi ditutup dengan penyerahan cinderamata dan komitmen bersama untuk menjaga Kaltim tetap aman, damai, dan sejahtera.









