SAMARINDA– Euforia Piala Dunia 2026 terasa sampai ke Samarinda. Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr. Ir. H. Seno Aji, M.Si ikut nonton bareng/Nobar laga dini hari di halaman TVRI Samarinda, Jalan Eri Suparjan, Senin (6/7/2026) dini hari.
Kegiatan nobar yang digelar terbuka untuk umum itu menjadi ajang silaturahmi warga, komunitas sepak bola, dan aparatur pemerintah. Sambil menikmati suasana dingin dini hari, ratusan warga berteriak sorak menyaksikan pertandingan.
“Jersey Ini Bertentangan dengan Hati Nurani”
Momen yang mengundang tawa terjadi saat Wagub Seno Aji tampil dengan balutan jersey berwarna kuning. Warna kebanggaan tim Samba, Brazil. Dengan nada bercanda, Seno Aji mengaku tidak nyaman.
“Jujur saya sampaikan, jersey yang saya pakai ini bertentangan dengan hati nurani saya. Karena ini jersey Brazil,” ujarnya di tengah warga yang tertawa.
Ia kemudian membocorkan alasannya. Ternyata orang nomor dua di Benua Etam itu adalah fans berat kesebelasan Prancis, Les Bleus.
“Jadi mohon maaf untuk para pecinta Brazil. Saya pakai ini karena menghargai acara. Tapi di hati tetap Biru, Putih, Merah. Vive La France!” canda Seno Aji yang disambut tepuk tangan.
Sepak Bola Sebagai Perekat Sosial
Di balik candaan jersey, Wagub menekankan makna nobar lebih dari sekadar menonton bola. Menurutnya, Piala Dunia adalah momentum untuk mempererat persatuan dan menumbuhkan sportivitas.
“Sepak bola ini bahasa universal. Tidak peduli dukung tim mana, saat nobar kita satu. Ini ruang yang sehat untuk melepas penat, membangun kebersamaan, dan mencontohkan fair play kepada anak muda,” katanya.
Ia juga mengapresiasi TVRI Kaltim yang memfasilitasi nobar gratis. Harapannya, kegiatan serupa bisa terus digelar untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
Nobar di halaman TVRI Samarinda ditutup dengan foto bersama dan yel-yel dari warga. Meski “galau” memakai jersey kuning, semangat Seno Aji mendukung sepak bola nasional dan internasional tetap biru-putih-merah.









