MUARA BADAK– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang ketiga di Masjid Raudhathul Jannah, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (12/3/2026). Safari Ramadan kali ini dipimpin Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji yang didampingi istri Hj Wahyu Seno Aji.
Wagub Seno menjelaskan, kegiatan Safari Ramadan dilaksanakan Pemprov Kaltim sebagai ajang silaturahmi sekaligus koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan perkembangan program pembangunan Pemprov Kaltim serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten.
“Alhamdulillah bisa berkunjung kembali di Masjid Raudhathul Jannah Muara Badak dengan suasana yang berbeda. Kita bersama menyambut bulan suci Ramadan, termasuk berbuka puasa bersama serta penyerahan bantuan dari Pemprov Kaltim, Baznas, maupun Perusda,” ujar Wagub.
Pemprov Kaltim fokus pada pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Gratispol Pendidikan dan Gratispol Administrasi Kepemilikan Perumahan.
“Pada 2026 ini kita masih memberikan pendidikan gratis kepada anak-anak kita melalui program Gratispol Pendidikan, mulai dari jenjang S1 hingga S3,” jelasnya.
la menyebutkan, hingga saat ini terdapat sekitar 149 ribu penerima program tersebut. Salah satu syaratnya adalah memiliki KTP domisili Kalimantan Timur minimal tiga tahun.
“Ini untuk memastikan anak-anak kita di Kaltim yang lebih dulu mendapatkan manfaatnya,” jelas Seno.
Jika dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala sehingga belum memberikan kenyamanan bagi masyarakat, Pemprov Kaltim menyampaikan permohonan maaf.
“Kami berharap ke depan program pemerintah dapat berjalan lebih baik tanpa kendala,” harapnya.
Sementara dalam kesempatan tersebut, Wagub juga meminta agar jalur masuk rombongan menuju masjid yang merupakan lahan milik Pertamina dapat dihibahkan, sehingga dapat diperbaiki oleh pemerintah daerah dan dimanfaatkan masyarakat.
“Jalur dari Anggana-Kutai Lama hingga Muara Badak juga belum bisa diperbaiki karena masih lahan Pertamina. Kita harapkan Pertamina dapat memberikan hak pakai kepada pemerintah daerah,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan pendidikan kepada mahasiswa di Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni kepada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tenggarong sebanyak 62 mahasiswa dengan total Rp248.570.000, Sekolah Tinggi Teologi Tenggarong 90 mahasiswa sebesar Rp382.143.000, serta Universitas Kutai Kartanegara sebanyak 905 mahasiswa dengan total Rp3.009.958.050.
Secara keseluruhan, bantuan diberikan kepada 1.057 mahasiswa dengan total Rp3.640.671.050. Selain itu, bantuan juga disalurkan melalui Baznas Kaltim dan Perusda Pemprov Kaltim. Turut mendampingi Wagub Seno, sejumlah pejabat eselon II Pemprov Kaltim. Hadir pula Ketua Baznas Kaltim H Ahmad Nabhan dan perwakilan manajemen Perusda Pemprov Kaltim.









