Beranda / Advertorial / Wahyu Hernaningsih Resmi Nakhodai Pelti Kaltim Lima Tahun Kedepan, Rakernas Pelti Targetkan Atlet Tenis Tembus Olimpiade

Wahyu Hernaningsih Resmi Nakhodai Pelti Kaltim Lima Tahun Kedepan, Rakernas Pelti Targetkan Atlet Tenis Tembus Olimpiade

BALIKPAPAN-Semangat pembinaan olahraga tenis nasional menguat dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) 2026 yang dirangkai pelantikan Pengurus Provinsi Pelti Kalimantan Timur periode 2026-2030.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pelti Pusat, Nurdin Halid, di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, Kamis (30/4/2026). Hj Wahyu Hernaningsih Seno Aji resmi dipercaya menakhodai Pelti Kaltim untuk lima tahun ke depan.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Seno Aji, mengatakan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional sebagai fondasi kemajuan olahraga tenis di daerah.

“Kepengurusan baru diharapkan mampu bekerja secara transparan, akuntabel, serta membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan. Pengurus Pelti Kaltim harus menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan atlet dan masyarakat. Kunci keberhasilan ada pada pembinaan usia dini. Tanpa itu, sulit melahirkan atlet yang handal,” tegasnya.

Wagub juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi. Menurutnya, ekosistem olahraga yang kuat hanya dapat terwujud jika seluruh elemen pendukung berkembang secara seimbang.

Sementara itu Ketua Pelti Kaltim, Hj Wahyu Hernaningsih Seno Aji, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. la menilai amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan komitmen, integritas, dan kerja sama.

“Pelti memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pengembangan tenis. Karena itu, diperlukan langkah-langkah yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Wahyu juga mengajak seluruh pengurus dan pecinta tenis d i Kalimantan Timur untuk berkolaborasi memajukan olahraga tenis, agar mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Pelti Pusat Nurdin Halid, mengatakan kepemimpinan tidak ditentukan oleh gender, melainkan kemampuan, kemauan, militansi, dan visi.

“Menjadi ketua tidak harus laki-laki. Siapa pun bisa selama memiliki kemampuan dan visi. Saya melihat Ibu Wahyu memiliki semangat dan visi besar untuk membangun tenis di Kaltim,” katanya.

Rakernas Pelti 2026 secara resmi dibuka oleh Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Usman Ali Mustofa.
Usman mengungkapkan, tenis kembali diproyeksikan sebagai cabang olahraga unggulan dalam revisi Peraturan Presiden tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Melalui Rakernas ini, Pelti diharapkan mampu merumuskan program strategis yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga mendorong Jahirnya atlet-atlet tenis berprestasi dari daerah menuju panggung dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *